Telkomsel Lomba Foto Pahlawanku

Calligraphy Sources for Wallpaper

ART02

ART08

ART12


My Fishpond Calligraphy Wallpaper

Kaligrfi Arab





Coba perhatikan baik-baik kaligrafi-kaligrafi arab diatas, itu adalah tulisan-tulisan arab yang isinya adalah ayat-ayat injil berbahasa arab, tidak ada hubungannya dengan islam. Seseorang yang belum paham bahasa arab bisa saja mengira tulisan itu adalah ayat al-qu'ran, tapi nyatanya ayat injil yang berisi pesan-pesan yang katanya adalah kata-kata Yesus kepada ummatnya.

Hari ini aku sempatkan berfoto di depan sebuah kuburan kristen dekat rumahku, karena serasa ada keanehan ketika aku melihat kuburan ini, tertulis besar di dinding kuburan ini nama seseorang yang tentunya nama orang yang mengisi kuburan tersebut, namanya SYAKIR IBRAHIM SA'ID, nama seorang kristen koptik mesir. Secara sepintas, nama ini ada ungsur arabnya ( yaa iyyalah, namanya juga nama orang arab mesir ). Tapi ini bukan nama seorang muslim, justru dia seorang kristiani. Bagi orang arab, sebuah potongan nama tidaklah menjadikan tanda atau ciri seseorang apakah dia seorang muslim atau kristen. Di Mesir banyak orang kristen yang namanya mustafa, adil, ibrahim, dan nama-nama lain yang kalau kita sebagai orang Indonesia bisa saja tertipu , mungkin kita akan mengira dia seorang muslim, tapi nyatanya dia adalah seorang kristen / nasrani.

Tulisan Arab atau bahasa arab tidak bisa dijadikan tanda yang pasti bahwa hal tersebut ada hubungannya dengan islam, begitupun bangsa arab tidak bisa dijadikan ukuran keislaman.

Film-film arab dan video-video klip arab sekarang ini, bisa dikatakan lebih parah daripada film-film di negeri non arab seperti Indonesia misalnya. Banyak film-film arab yang sekiranya diputar di negeri kita Indonesia, niscaya akan mendapatkan protes keras dari ummat islam karena terlalu vulgar dan terlalu buka-bukaan. Adegan-adegan dalam film itu sudah terlalu layak masuk kategori film porno, tapi nyatanya, orang-orang arab tidak mendemo atau protes dengan film tersebut, semua bisa saja ditonton oleh anak-anak kecil sekalipun, karena memang tiap hari film-film seperti itu tiap saat sudah jadi tontonan gratis di siaran tv arab.

Sekali lagi, apa yang datang dari arab tidak semuanya bisa kita jadikan contoh dalam ber-islam, memang islam berasal dari bangsa arab, al-quran berbahasa arab, dan hadist Rasulullah juga berbahasa arab, serta buku-buku rujukan dalam islam semuanya berbahasa arab, tapi, itu tidak bisa kita jadikan tolak ukur bagi islam, islam bukan saja arab, tapi arab hanyalah sebuah bagian dari islam. Islam adalah ajaran universal, islam untuk semua bangsa dan ras. Bisa jadi ummat islam di luar negeri-negeri arab lebih mengamalkan ajaran islam ketimbang orang-orang arab sendiri. Bisa kita saksikan sendiri, penyiar-penyiar tv perempuan di Mesir sendiri tidak boleh berjilbab, agama tidak boleh dibawa-bawa ke wacana publik, agama cukup di masjid-masjid saja. "Ketakutan" akan islam rupanya telah menerobos bangsa arab sendiri.

Kaligrafi Islam Wallpapers

Kaligrafi Islam Tulisan Allah

The moslem Article Calligraphy basmallah

Very useful for beauties of our eyes scenery, when we had calligraphy and the Arabian article that had the theme Islam. Kaligrafi art Arabian that more was known with the Islam calligraphy term.


http://pondokindah.files.wordpress.com/2006/07/kaligrafi.jpg

Kaligrafi Islam

KALIGRAFI

.

Apa itu Kaligrafi?
Kita semua tentunya sudah tau apa itu “Kaligrafi”,karena saat ini kaligarfi sudah sangat memasyarakat dimana-mana. Kaligarfi saat ini tidak hanya ada di masjid-masjid tetapi juga terdapat di rumah-rumah bahkan perkantoran. Tidak itu saja Kaligrafi pun saat ini sudah ada pada pelajaran di sekolah-sekolah yang berbasis Islam.
Arti Kaligarfi sendiri dapat kita tinjau dari segi bahasa yang merupakan berasal dari bahasa latin yaitu “Kalios” yang berarti Indah,dan “Graph” yang berarti tulisan. Jadi kaligrafi adalah tulisan indah atau yang mempunyai unsur keindahan. Sedangkan bahasa Arab menyebutnya Khat.
Berkenaan dengan pengertian kaligrafi Syekh Syamsuddin al-Akfani dalam kitabnya Irsyadul al-Qasid menjelaskan bahwa “Kaligrafi/Khat adalah suatu ilmu yang memperkenalkan bentuk-bentuk anatomi huruf tunggal, letak-letaknya dan cara-cara merangkainya menjadi komposisi tulisan yang bagus; atau apa-apa yang ditulis di atas garis-garis, bagaiman cara menulisnyadan mana pula yang tidak perlu digores; mnentukan mana-mana yang perlu digubah dan dengan mertode bagaimana menggubahnya.”
Sejarah Perkembangan Kaligrafi

Kebangkitan baca tulis kaum muslimin dimulai sejak tahun 2 Hijriyah ketika Rasulullah mewajibkan kepada tawanan perang yang tidak mampu membayar tebusan untuk mengajari baca tulis kepada orang muslimin. Pada masa itu kaligrafi masih menggunakan Khat Kufi ( khat yang berbentuk siku) yang merupakan kaligrafi paling tua. Kufi saat itu masih belum mepunyai tanda baca sampai pada zaman Khalifah Ali bin Abi Thalib tulisan tersebut mempunyai tanda baca dengan sempurna.
Pada masa kekhalifahan Bani Umayyah mulai timbul ketidakpuasan terhadap khat kufi yang dianggap terlalu kaku dan sulit digoreskan, sehingga dimulailah perumusan tulisan yang lebih lembut dan mudah digoreskan. Perumusan tersebut menghasilkan beberapa jenis tulisan yaitu, Khat Tumar, Jalil, Nisf, Tsulus dan Tsulusain. Tokoh kaligrafi saat itu yangterkenal adalah Qutbah al-Muharrir.
Pengembangan kaligrafi terus dikembangkan sampai pada zaman Bani Abbasiyah sehingga muncul kaligrafi yang merupakan gaya baru ataupun modifikasi gaya lama seperti, Khat khafif Tsulus, Khafif Tsulusain, Riyasi dan al-Aqlam as-Sittah (Tsulus, Naskhi, Muhaqqaq, Raihani, Riq’ah dan Tauqi). Adapun tokoh-tokoh kenamaan pada masa ini adalah Ibnu Muqlah, Ibnu Bauwab dan Yaqut al-Musta’tsimi.
Selanjutnya Kaligrafi masuk pada masa penghalusan untuk menghasilkan karya-karya yanglebih sempurna yang dimulai pada zaman kerajaan-kerajaan Persia sehingga menghasilkan gaya-gaya kaligrafi seperti, Khat Farisi, Ta’liq, Nasta’liq, Gubar, Jali, Anjeh Ta’liq, Sikatseh, Sikatseh Ta’liq, Tahriri, Gubari ta’liq, Diwani dan Diwani Jali. Sedangkan tokoh-tokohnya adalah, Yahya al-Jamili, Umar Aqta, Mir Ali Tibrizi, Imanuddin al-Husaini, Muhammad bin al-Wahid, Hamdullah al-Amasi, Ahmad Qurahisari, Hafiz Usman, Abdullah Zuhdi, Hamid al-Amidi dan Hasyim Muhammad al-Bagdadi (enam terakhir adalah dari Turki Usmani sampai Turki Modern)
Saat ini sebagain dari ratusan jumlah gaya kaligrafi yang telah berkembang telah pupus dan yang masih berkembang dan paling fungsional di seluruh dunia islam adalah, naskhi, Tsulus, Raihani, Diwani, Diwani Jali, Riq’ah dan Kufi.
Di Indonesia sendiri Kaligrafi pertama kali ditemukan di Gresik Jawa Timur , yaitu pada makam Fatimah binti Maimun yang wafat pada 495H/1028M. pada makam tersebut terdapat tulisan Kaligrafi yang menggunakan Khat Kufi. Selanjutnya kaligrafi berkembang mengikuti perkembangan Islam di Indonesia sampai saat ini.

KALIGRAFI ISLAM TERBAIK